JATINEGARA – Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Tegal Yuriswandi selaku Wakil Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Tegal menyerahkan Estafet Tunas Kelapa (ETK) dalam rangkaian kegiatan Pramuka kepada Kabupaten Pemalang. Penyerahan ini menjadi bagian dari semangat kebersamaan dan kesinambungan gerakan Pramuka.
Prosesi timbang terima berlangsung di jembatan Kalirambut, Jatinegara, Selasa (8/9/2026) yang merupakan perbatasan Kabupaten Tegal dan Pemalang. Sementara dari Pemalang Tunas Kelapa diterima Kepala Kejaksaan Negeri Pemalang Rina Idawani selaku Mabicab Pemalang.
Sebelum tiba di Jatinegara, perjalanan ETK Kwarcab Tegal melewati lintas Kecamatan yakni Dukuhwaru, Slawi dan disemayamkan di Sanggar Pramuka Pangkah. Selanjutnya Selasa (8/9) pagi dilepas Kepala Dinas P3ABKB Kabupaten Tegal Ruszaeni selaku anggota Mabicab Tegal yang bertindak sebagai Pembina Upacara dari titik start pemberangkatan di Sanggar Pramuka Pangkah.
Mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”, ETK menjadi momentum untuk menanamkan nilai kepemimpinan, kedisiplinan, persatuan, kepedulian sosial, serta semangat pengabdian kepada masyarakat. Tunas Kelapa yang berpindah dari Brebes ke Kabupaten Tegal pun menjadi simbol bahwa nilai-nilai tersebut harus terus diteruskan.
Pasukan ETK Kwarcab Tegal diikuti 61 anggota Pramuka sebagai pasukan inti, terdiri atas 43 Pramuka Penegak Pandega dan 18 Pramuka Penggalang. Dan dibarisan Pasukan Pendukung sebanyak 62 Pasukan Pramuka dari berbagai tingkatan, diikuti pasukan gembira, Marching Band dan lainnya
Dari Pangkah, pasukan ETK menempuh perjalanan menuju Jatinegara, sepanjang perjalanan, Tunas Kelapa menjadi simbol semangat Pramuka yang terus bergerak sekaligus sarana mempererat silaturahmi dengan masyarakat. Selanjutnya ETK Pangkah diserahkan kepada pasukan ETK Kwarran Jatinegara melalui Prosesi Timbang Terima antara Kwarran Pangkah dan Kwarran Jatinegara dengan Pembina Upacara Camat Pangkah dan Camat Jatinegara di halaman SMP 1 Jatinegara. Dan dilanjutnya diserahkan kepada Pasukan ETK Kwarcab Pemalang di Jembatan kalirambut Jatinegara.
“Kami Serahkan Tunas Kelapa untuk Diteruskan sampai Tujuan,”ujar Kajari Tegal Yuriswandi diikuti pasukan ETK Kwarran Jatinegara Kwarcab Tegal
Selanjutnya diterima Kajari Pemalang Rina Idawani, “Kami Terima Tunas Kelapa untuk Diteruskan Sampai Tujuan,” balas Rina diikuti Pasukan ETK Pemalang.
Dalam sambutan Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Jawa Tengah Ahmad Luthfi yang dibacakan Kajari Pemalang Rina Idawani, ETK disebut sebagai salah satu tradisi kebanggaan Pramuka Jawa Tengah. Kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi mampu memperkuat peran Pramuka dalam kehidupan masyarakat.
“Tema Hari Pramuka tahun ini mengamanatkan Pramuka untuk berada di garis depan kedaulatan bangsa melalui kreasi dan inovasi di bidang pangan,” ujar Ahmad Luthfi dalam sambutannya.
Semangat tersebut, lanjutnya, sejalan dengan prinsip pembangunan Jawa Tengah melalui Ngopeni dan Nglakoni. Ngopeni diwujudkan melalui kepedulian untuk merawat bumi, menjaga lingkungan dan mengayomi masyarakat, sedangkan Nglakoni mencerminkan kemauan untuk bekerja keras, disiplin dan terampil dalam menghadapi berbagai tantangan.
Estafet dari Kabupaten Tegal ke Kabupaten Pemalang menjadi pengingat bahwa semangat Pramuka tidak berhenti pada satu wilayah. Tunas Kelapa terus berjalan membawa pesan persaudaraan, kerja sama dan pengabdian, sebelum kembali melanjutkan perjalanan menuju Kwarcab berikutnya di Jawa Tengah.
Hadir dalam prosesi Timbang Terima yakni Ketua Kwarcab Tegal Nina Almuna, Wakil Ketua Kwarcab Tegal Bidang Humas Nurhayati, sejumlah anggota Mabicab Tegal / Kepala OPD Kabupaten Tegal dan Pemalang, Camat Jatinegara, Bumijawa, Bojong, Pangkah, dan Pengurus Kwartir Cabang Tegal dan Pemalang serta undangan lainnya. (Humas_1128)






