BOJONG – Musyawarah Ranting (Musran) Gerakan Pramuka Bojong Tahun 2026 menjadi momentum evaluasi kepengurusan sekaligus penentuan arah organisasi untuk tiga tahun ke depan. Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Tegal mendorong penguatan tata kelola organisasi, termasuk melalui pendataan anggota dan pembuatan Kartu Tanda Anggota (KTA).
Pembukaan Musran Kwarran Bojong yang digelar Rabu (21/10/2026) dihadiri Wakil Ketua Bidang Bina Satuan (Waka Binasatuan) Kwarcab Tegal, Kakak Dr. Fatkhuri, M.M., yang mewakili Ketua Kwarcab Tegal.
Dalam sambutan Ketua Kwarcab Tegal yang dibacakannya, Fatkhuri menegaskan Musran merupakan forum tertinggi di tingkat ranting yang memiliki peran strategis untuk mengevaluasi perjalanan organisasi, merumuskan kebijakan kepramukaan, serta memilih ketua dan kepengurusan baru.
“Atas nama Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Tegal, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Ketua Kwarran Bojong beserta segenap pengurus masa bakti 2023–2026 atas segala dedikasi, kerja keras, dan pengabdian dalam membina generasi muda serta menggerakkan roda organisasi Pramuka di Kecamatan Bojong,” katanya.
Selain evaluasi kepengurusan, Kwarcab Tegal juga meminta dukungan seluruh pangkalan dan gugus depan di Kecamatan Bojong untuk menyukseskan program pendataan potensi dan pembuatan KTA melalui gerakan Ayo Pramuka.
Program tersebut dinilai penting untuk membangun basis data keanggotaan yang tertib, terintegrasi, dan akurat. Dengan data yang lebih baik, pengelolaan organisasi diharapkan semakin terarah dalam mendukung pembinaan anggota Gerakan Pramuka di Kabupaten Tegal.
Musran juga menjadi forum penentuan kepemimpinan Kwarran Bojong untuk masa bakti berikutnya. Kwarcab berharap ketua terpilih merupakan hasil musyawarah yang mengedepankan kepentingan organisasi.
Fatkhuri melalui sambutan Ketua Kwarcab mengajak seluruh peserta menerima hasil musyawarah dan mendukung pemimpin yang mendapat amanah agar program kepramukaan selama tiga tahun ke depan dapat berjalan optimal.
“Siapa pun yang diberi amanah kelak, mari kita dukung bersama dengan sepenuh hati, ciptakan suasana kebersamaan, dan padukan langkah untuk menjalankan program-program kepramukaan selama tiga tahun ke depan,” pesannya.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti Musran dengan semangat kekeluargaan, musyawarah mufakat, dan persaudaraan bakti.
Melalui Musran 2026, Kwarran Bojong diharapkan mampu memperkuat soliditas organisasi, meningkatkan kualitas pembinaan generasi muda, serta memperluas sinergi antarpangkalan dan gugus depan dalam memajukan Gerakan Pramuka di Kabupaten Tegal. (Humas)

