SLAWI — Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Tegal secara resmi mengukuhkan Majelis Pembimbing Satuan Karya (Mabisaka) dan Pimpinan Satuan Karya (Pinsaka) Pramuka Milenial Masa Bakti 2025-2026. Acara pelantikan dilaksanakan pada Rabu, 10 September 2025, pukul 08.00 WIB, di Pendopo Amangkurat Setda Kabupaten Tegal.
Pelantikan ini dihadiri oleh Wakil Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Tegal, Muchtar Mawardi, SKM., M.Kes; Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal selaku Anggota Mabicab Gerakan Pramuka, Amir Makhmud; dan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Tegal selaku Ketua Mabisaka Milenial, Nurhayati.
Widodo Joko Mulyono selaku Ketua Kwartir Cabang Tegal Dalam sambutan yang dibacakan oleh Wakil Ketua Kwarcab, Gerakan Pramuka Tegal menegaskan tujuannya untuk menumbuhkan tunas bangsa menjadi generasi muda yang berkepribadian, berwatak, berbudi pekerti luhur, dan memiliki keterampilan tinggi.
Pengukuhan pengurus ini diharapkan menjadikan Saka Milenial sebagai “agen perubahan” di tengah derasnya arus informasi media sosial. Saka Milenial diharapkan dapat menyebarkan informasi positif dan secara aktif melawan hal-hal negatif seperti hoaks, narkotika, terorisme, dan ideologi radikal. Sebagai langkah awal, pengurus diminta untuk segera memulai pelatihan literasi digital dan pembuatan konten yang baik.

Selanjutnya Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Tegal, Ibu Nurhayati, menyoroti tantangan defisit talenta digital yang dihadapi Indonesia. Beliau menjelaskan bahwa Kabupaten Tegal memiliki Indeks Masyarakat Digital dengan klasifikasi “Cukup” dan nilai 43.86. Angka ini menunjukkan bahwa masyarakat sudah mampu menggunakan teknologi digital, namun belum optimal dalam aktivitas produktif. Oleh karena itu, pembentukan Mabisaka dan Pinsaka Milenial diharapkan mampu memperkuat kolaborasi dalam memberikan literasi digital kepada Generasi Z dan generasi setelahnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal, Bapak Amir Makhmud, menegaskan bahwa Gerakan Pramuka merupakan wadah utama untuk membentuk kader pemimpin bangsa. Ia mengajak anggota Pramuka untuk beradaptasi dengan perkembangan Revolusi Industri 5.0 dan kecerdasan buatan (AI). Beliau berharap Gerakan Pramuka dapat menjadi sarana untuk kegiatan literasi digital, terutama bagi Generasi Alpha (lahir 2010-2024), dan melahirkan kader yang menjadi agen perubahan dan pendorong kemajuan.

